Jumat, 03/02/2012 21:38

ToT Pertama di awal Tahun 2012

MPR RI


Melani Leimena Suharli
(Humas MPR RI)

Saat ini ada kecenderungan Pancasila mulai dilupakan sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama pasca reformasi. Hal ini kemungkinan besar dikarenakan munculnya eforia kebebasan yang sangat besar, sehingga Pancasila terkena imbas negatifnya.

Hal ini tentu saja sangat disayangkan, mengingat Indonesia adalah sebuah bangsa yang besar, yang terdiri dari beragam suku bangsa. Indonesia sebenarnya memiliki dasar yang kuat sebagai pijakan dasar dalam mempererat seluruh rakyat sebagai satu bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Repulik Indonesia, yakini Pancasila.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua MPR RI Melani Leimena Suharli, saat membuka secara resmi Pelatihan untuk Pelatih/Training of Trainers Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika ) dengan peserta dari kalangan Widyaiswara di lingkungan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, di Jakarta, Jumat ( 3/2 ).

Melani menambahkan bahwa program sosialisasi 4 pilar berbangsa yang sedang digalakkan MPR RI adalah salah satu usaha penting dalam menanamkan kembali pemahaman tentang 4 pilar berbangsa sebagai perekat persatuan bangsa.

Training of  Trainers adalah salah satu metode sosialisasi yang sudah, telah, terus dan dikembangkan MPR RI. ToT yang diselenggarakan mulai tanggal 03 Februari sampai dengan 07 Februari 2012, adalah Program ToT pertama di tahun 2012.

Kalangan widyaiswara dipilih sebagai peserta ToT, menurut Melani bertujuan untuk memberikan bekal agar para widyaiswara bisa memberikan pemahaman 4 pilar yang benar kepada para aparatur negara, mengingat para widyaiswara berperan penting dalam pembekalan calon aparatur negara sebelum terjun melayani masyarakat dan negara.

Share

Komentar (0)

Dialog Interaktif dengan Tema Pentingnya 4 (empat) pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara