Rabu, 06/06/2012 10:08
Ketua Kesbangpol Gorontalo:Kunci Keadilan Adalah Pengendalian Diri
MPR RI
Ketua Kesbangpol Gorontalo, Ludin Olii dalam materi seminar kebangsaan MPR yang dilaksanakan di hotel Quality (6/6) menyatakan bahwa kunci dari berbagai pertanyaan di masyarakat terkait rasa keadilan di masyarakat adalah pengendalian diri. Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 cenderung memudar kini. Bhinneka Tunggal Ika yang seyogyanya menjadi perekat NKRI menjadi kurang efektif mengatadi konflik seputar pluralisme di masyarakat.
Dalam sesi tanya jawab mengemuka usulan dari peserta agar seminar kebangsaan yang mengangkat tema empat pilar ini tidak sekedar hanya untuk memahami namun juga untuk mempraktekkan dan harus senantiasa dilakukan evaluasi. Metode yang digunakan juga harus variatif untuk melaksanakan nilai empat pilar.
Masukan dari unsur pers dan media yang hadir juga menyatakan bahwa seminar dan forum seperti ini merupakan hal yang harus dilakukan secara periodik tidak sebatas pada tataran pemahaman namun juga pembinaan dari pemerintah propinsi terlebih peserta seminar ini juga terdapat peserta dari kalangan pendidik sehingga follow up dari pemetintah propinsi memegang peranan untuk memasyarakatkan empat pilar.
Dari kalangan pendidik juga urun rembug terkait sosialisasi empat pilar. Mereka mengapresiasi diikutsertakannya kalangan pendidik dalam seminar ini dan mereka berharap implementasi empat pilar bisa menjangkau ke kalangan guru tidak hanya di kalangan atas.
Dalam sesi tanya jawab mengemuka usulan dari peserta agar seminar kebangsaan yang mengangkat tema empat pilar ini tidak sekedar hanya untuk memahami namun juga untuk mempraktekkan dan harus senantiasa dilakukan evaluasi. Metode yang digunakan juga harus variatif untuk melaksanakan nilai empat pilar.
Masukan dari unsur pers dan media yang hadir juga menyatakan bahwa seminar dan forum seperti ini merupakan hal yang harus dilakukan secara periodik tidak sebatas pada tataran pemahaman namun juga pembinaan dari pemerintah propinsi terlebih peserta seminar ini juga terdapat peserta dari kalangan pendidik sehingga follow up dari pemetintah propinsi memegang peranan untuk memasyarakatkan empat pilar.
Dari kalangan pendidik juga urun rembug terkait sosialisasi empat pilar. Mereka mengapresiasi diikutsertakannya kalangan pendidik dalam seminar ini dan mereka berharap implementasi empat pilar bisa menjangkau ke kalangan guru tidak hanya di kalangan atas.
Berita Terkait:
- Tata Negara Indonesia Memiliki Ciri dan Watak Sendiri
- Pembukaan Seminar Nasional Empat Pilar di Batam
- Rully Chairul Azwar: Pendidikan Meningkatkan Mutu Demokrasi
- Bambang Soeroso: Tak Ada Pemusatan Kekuasaan Di Salah Satu Lembaga Negara
- Rektor Universitas Bengkulu: Perlunya Sinergisitas Antarlembaga Negara
Komentar (0)
-
Senin, 14/01/2013 14:37
MPR, Gozis, Bakrie Amanah Bersinergi Sosialisasikan Empat Pilar -
Minggu, 21/08/2011 11:41
LAIN HATI LAIN MULUT -
Minggu, 21/08/2011 11:37
PENANDATANGANAN MOU LAUT TIMOR BATAL/SIGNING OF TIMOR SEA MOU CANCEL -
Rabu, 03/08/2011 18:48
PENANDATANGANAN MOU LAUT TIMOR BATAL/SIGNING OF TIMOR SEA MOU CANCEL



















