Jumat, 15/06/2012 20:08
Lukman Hakim Saifuddin : Optimis Bangsa Indonesia Tetap Jaga Nilai Luhur Pancasila
MPR RI
Lukman Hakim Saifuddin
(Humas MPR RI)
Lebih lanjut Lukman mengungkapkan perubahan cara pandang tersebut menyebabkan perlunya untuk sekedar mengingatkan kembali akan nilai-nilai dasar bangsa Indonesia yaitu pancasila. Menurut Lukman Pelatihan yang diselenggarakan MPR ini tidaklah untuk menghadirkan sesuatu yang baru, tetapi dengan mengingatkan sesuatu yang telah kita miliki yaitu empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara (Pancasila, UUD NRI tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tungal Ika). Untuk memahami perbedaan yang sangat beragam tersebut dimana lebih dari 240 juta jiwa penduduk, bahasa yang ratusan jumlahnya serta beraneka ragam budaya dan juga letak geografis yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, para pendiri bangsa berhasil merumuskan suatu yang yang menjadi pengikat perbedaan bangsa dengan suatu istilah dengan nama pancasila. Meski serbuan budaya maupun nilai-nilai yang masuk ke Indonesia begitu banyak dan bervariasi seiring dengan perkembangan teknologi dan kemajuan jaman, namun Lukman tetap optimis bahwa bangsa Indonesia akan tetap memegang nilai luhur pancasila. Sehingga nilai-nilai pancasila tetap menjadi pegangan ataupun pedoman masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Acara pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh wakil gubernur Prov. Kep. Bangka Belitung H. Rustam Effendi , Sekda, Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Kep. Bangka Belitung, serta anggota-anggota MPR selaku narasumber. Menurut Muhammad Rizal selaku ketua panitia acara mengungkapkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari 50 orang guru PKn, 20 orang dosen serta 30 orang dari organisasi keagamaan, kemasyarakatan serta kepemudaan. Pelatihan ini berlangsung mulai tanggal 15 – 19 Juni 2012. Dan ini merupakan acara TOT yang ke-9 yang telah dilaksanakan oleh MPR ditahun ini, imbuhnya. Menurut Muhammad Rizal pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang utuh dan menyeluruh kepada peserta mengenai empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Berita Terkait:
- Sosialisasi 4 Pilar kepada Satgas Nasional PDIP Cakrabuana
- Lukman Hakim Saifuddin: Regenerasi Kepemimpinan Terjadi Di Masa Reformasi
- Menyikapi Dampak Negatif Era Teknologi Informasi
- Melani Leimena: Perempuan Bisa Tegas Saat Menjadi Pemimpin
- Reni Marlinawati: Budaya, Kemiskinan, dan Kebodohan Menghambat Gerak Perempuan
Komentar (0)
-
Senin, 14/01/2013 14:37
MPR, Gozis, Bakrie Amanah Bersinergi Sosialisasikan Empat Pilar -
Minggu, 21/08/2011 11:41
LAIN HATI LAIN MULUT -
Minggu, 21/08/2011 11:37
PENANDATANGANAN MOU LAUT TIMOR BATAL/SIGNING OF TIMOR SEA MOU CANCEL -
Rabu, 03/08/2011 18:48
PENANDATANGANAN MOU LAUT TIMOR BATAL/SIGNING OF TIMOR SEA MOU CANCEL



















