Selasa, 17/07/2012 07:50

Suryani : Cerdas Juga Harus Dibarengi Dengan Kecermatan

MPR RI


Pembukaan LCC Ternate
Bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2012/2013. Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tingkat SLTA se-Provinsi Maluku Utara dibuka  malam ini, Senin (16/07/2012). Acara direncanakan akan berlangsung sejak 16 s/d 20 Juli 2012 di Hotel Amara, Ternate.

LCC 4 Pilar (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) adalah satu dari sekian ragam program sosialisasi yang diusung oleh MPR RI. UU No. 27  Tahun 2009, Pasal 15 ayat (1) huruf (e) tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau dikenal dengan MD3, menyebutkan bahwa salah satu tugas Pimpinan MPR adalah mengkoordinasikan anggota MPR untuk memasyarakatkan UUD NRI Tahun 1945. Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dianggap tak kalah penting sebagai pilar penopang penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, oleh karena itu dikemas ke-empatnya menjadi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Melibatkan 18 Sekolah Menengah Atas dengan didampingi 18 orang guru untuk masing-masing sekolah, nantinya akan terpilih satu regu sebagai wakil dari Provinsi Maluku Utara untuk tampil dalam ajang tingkat nasional yang terdiri atas 33 Provinsi yang ada di Indonesia.Sudah kali ke-empat LCC diselenggarakan di Maluku Utara, walau belum mampu maju hingga Grand Final diharap tidak membuat langkah menjadi surut, ujar Suryani, membuka sambutannya. Pada malam pembukaan itu pula Kepala Biro Keuangan MPR RI ini menyampaikan penyebaran yang utuh dan menyeluruh tentang 4 Pilar sangat diperlukan, mengingat masih ada penyelenggara yang belum mengerti dan memahaminya. Berangkat dari hal tersebut, LCC merupakan salah satu bentuk sosialisasi, agar pemahaman tentang 4P ini dapat dibina sejak dini.

Selain dari tujuan tersebut, sebagai generasi muda yang dinamis, berkumpulnya 18 SLTA yang terseleksi untuk mengikuti babak penyisihan ini, diharap mereka dapat berbagi informasi satu sama lain. Suryani kembali menambahkan, dengan bertemunya para siswa peserta ini diharapkan persahabatan di antara mereka dapat terbina, dan kecerdasan yang dimiliki para siswa diharap dapat disertai pula oleh kecermatan dalam mencerna pertanyaan yang diajukan karena merupakan satu hal penentu yang juga tak kalah pentingnya.

“Kita gagal bukan ketika kita kalah, tapi kita gagal ketika kita berhenti berjuang”, sebaris kalimat yang dilontarkan kepada seluruh siswa peserta LCC. Kehadiran Djelimaus, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, selaku wakil dari Kepala Dinas Pendidikan Maluku Utara saat memberikan semangat kepada para peserta di malam pembukaan itu. Ia menghimbau kepada seluruh peserta untuk jangan apatis walau sudah ke-empat kalinya mereka mengikuti LCC tapi belum berhasil menuju Grand Final. Kepala Sekolah, guru pembimbing dan pendamping mata pelajaran diharap benar-benar serius dalam menyampaikan materi hingga diharap pemahaman siswa dapat terwujud dalam tingkah laku anak didik, tegasnya.

Pembukaan acara malam itu ditutup dengan doa yang dipimpin oleh siswa peserta dari SMAN 3 Ternate, M Rasidin HI Husen.

Share

Komentar (1)

Komentar Terkini

Dialog Khusus : Pentingnya Sosialisasi Empat Pilar Dikalangan Generasi Muda