Rabu, 12/09/2012 22:43

Outbound Peserta Final LCC 4 Pilar 2012 di Taman Wisata Mekarsari

Rangkaian kegiatan Pelaksanaan Putaran Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4  Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Tingkat SLTA Se-Indonesia yang diselenggarakan sejak tanggal 5 September 2012, berakhir tanggal 12 September 2012.

Untuk meredakan ketegangan usai berkompetisi dan berjibaku saling mengalahkan antar peserta dari seluruh provinsi di Indonesia untuk memperebutkan gelar bergengsi Juara Pertama LCC 4 Pilar Tahun 2012, panitia LCC menyelenggarakan kegiatan outbound yang diikuti seluruh peserta Final LCC di tempat wisata Taman Buah, Mekarsari, Jawa Barat, Rabu (12/9).

Sekitar 330 peserta plus 66 guru pendamping dan 33 pendamping Diknas dari 33 Provinsi, berangkat dari tempat penginapan Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, tepat pukul 07.30 WIB.

Senyum sumringah seluruh peserta menyertai perjalanan. Terbayang lepas penat dan ketegangan mereka berganti dengan keceriaan bersama teman-temen baru dari seluruh Indonesia.

Perjalanan berlangsung selama kurang lebih satu jam. Begitu tiba, para peserta dan panitia disambut para kru Taman Wisata Mekarsari dan kru outbound.  Dengan memakai kereta wisata Taman Buah Mekarsari, para peserta dibawa ke area outbound yang tepat berada di samping danau alam Taman Buah Mekarsari yang asri.

Di area outbound, para peserta disuguhi hiburan musik full band.   Beberapa  peserta tampak bergantian bernyanyi dan sebagian peserta lainnya mengiringi dengan tarian.

Rangkaian acara permainan dibagi menjadi dua kategori perlombaan.  Pertama adalah permainan/perlombaan ketangkasan yang dipandu tim panitia perlombaan Sekjen MPR RI.  Kedua, permainan/perlombaan yang dipandu kru outbound Taman Wisata Mekarsari.

Pada perlombaan ketangkasan, peserta harus mengikuti dua macam perlombaan, yaitu lomba balap karung dan balap bakiak. Para peserta dibagi menurut provinsinya masing-masing. Perlombaan sangat meriah dan penuh teriakan, sorak sorai dan yel-yel. Peserta saling memberikan semangat. Pada perlombaan bakiak dalam grup, banyak peserta sampai terjatuh bertumpuk-tumpuk karena kurang koordinasi dalam memberikan aba-aba, namun beberapa peserta dengan sukses berhasil menyelesaikan lomba.

Usai perlombaan ketangkasan,  permainan outbound pun dimulai.  Kali ini, kru outbound membagi peserta menjadi 17 kelompok untuk mengikuti berbagai permainan yang melatih kekompakan dan kebersamaan. Yang menarik, pembagian peserta tidak dikategorikan menurut provinsinya masing-masing tetapi diacak dan dicampur. Ini dilakukan untuk lebih mengenal peserta dari daerah lain dan menciptakan rasa kebersamaan dan rasa Bhinneka Tunggal Ika.

Berbagai permainan seperti adu cipta yel-yel, message in the bottle, fire ballon, diikuti dengan riang gembira, disertai sorak sorai tanpa henti. Salah satu permainan yang paling menarik adalahMessage In The Bottle. Permainan ini sangat sederhana.  Masing-masing kelompok hanya diharuskan mengambil sebuah pesan yang tertulis digulungan kertas kecil di dalam sebuah botol kosong.  Yang membuat sulit adalah, botol tersebut berada di sebuah lingkaran berdiameter dua meter lebih, dan peserta diharuskan mengisi botol tersebut dengan air melalui sedotan yang mudah sekali bengkok, sampai penuh sehingga pesan bisa diambil dan dibaca.  Permainan ini membutuhkan kerjasama tim yang sangat kompak, tanpa kerjasama tim mustahil gulungan kertas tersebut bisa didapatkan. 

Masing-masing kelompok berusaha keras putar otak berusaha mengisi botol tersebut dengan air yang terasa sangat sulit karena mereka dibekali dengan sedotan yang mudah sekali bengkok dan bergoyang-goyang dan kaki mereka tidak boleh melewati garis lingkaran.  Berkali-kali mereka gagal dan berkali-kali mereka berupaya terus tanpa kenal lelah.  Akhirnya beberapa kelompok menemukan cara yang efektif.  Satu peserta menjulurkan tubuhnya sedekat mungkin dengan botol, sedangkan rekan-rekannya yang lain memegang kaki, badan dan menjaganya supaya tidak terjatuh ke dalam lingkaran, dan mereka berhasil.

“Wahh…susah sekali tapi seru, tegang kalau gak kerjasama tim, gak mungkin berhasil..saya rasa permainan ini mengajarkan kita hal-hal yang positif bahwa kita membutuhkan orang lain, tidak bisa hidup sendiri,” ujar Sylvana peserta dari SMA Methodist, Sumatera Utara.

Yang lebih seru dan unik lagi adalah lomba cipta dan presentasi yel-yel kelompok. Menarik karena setiap kelompok harus menciptakan yel-yel semenarik dan seheboh mungkin, unik karena mereka memberi nama kelompok mereka dengan nama yang aneh-aneh seperti Kelompok I, mereka memberi nama kelompok mereka CABI (Cemerlang, Asyik, Beriman dan Imut), Kelompok II (DONAT), Kelompok V (Misteri),  dan lain-lain.

“Waaah heboh banget, ramai. Lupa deh kalau kami kalah kejuaraan LCC. Tapi tidak jadi soal, yang penting kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari kegiatan ini,” ujar Tiara Putri pelajar SMAN 78 Jakarta.

Ucapan spontan ini mendapat anggukan teman satu kelompoknya yang sedang asyik loncat-loncat memberikan semangat teman-temannya, Cut Titi Penda pelajar SMAN Unggul Aceh.

Seluruh rangkaian acara outbound pun berakhir tepat pukul 16.00 WIB. Seluruh peserta bergegas kembali ke penginapan dengan rasa capek dan pegal-pegal, namun terbersit kepuasan batin. Dan ketika mereka sampai ke daerahnya masing-masing, suasana itu akan menjadi memori tak terlupakan tentang suasana kebersamaan dalam ke-Bhinnekaa-an dengan saudara-saudara setanah air Indonesia.

Share

Sampaikan Komentar Anda
Komentar untuk berita ini
Komentar (1)

Komentar Terkini

LCC 2012 Seleksi Provinsi Kalimantan Timur Babak Penyisihan I