Selasa, 04/12/2012 12:43

ToT: Gandeng MUI Untuk Menangkal Kerusakan Moral


ToT Ciloto
(humas mpr)

Mengawali bulan Desember, MPR RI melalui Biro Persidangan Sekretariat Jenderal MPR RI, kembali mengadakan sosialisasi 4 pilar (Pancasila UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika). Dengan menggandeng MUI (Majelis Ulama Indonesia), kegiatan diagendakan berlangsung  dari tanggal 3 s/d 7 Desember 2012 di Ciloto, Puncak, Jawa Barat.

Melibatkan 100 orang peserta yang terdiri dari para pengurus MUI pusat dan cabang, sejabodetabek serta sekitar 13 orang narasumber yang terdiri dari para anggota MPR yang merupakan anggota Tim Kerja MPR RI, kegiatan sosialisasi dalam bentuk ToT (Training of Trainers) atau Pelatihan Para Pelatih dibuka oleh Pimpinan MPR RI, Ahmad Farhan Hamid Senin malam (3/12/2012). Tampak pula hadir Anton Sukartono Suratto (F-P.Demokrat),Yahdi Abdi Harahap (F-PAN), Marhany Victor Poly Pua (Kel-DPD Provinsi Sulawesi Utara), dan Wahidin Ismail (Kel-DPD Provinsi Papua Barat)

Konflik-konflik sosial yang berakar pada pluralisme seharusnya dapat disikapi dengan baik. Farhan menyayangkan banyaknya media yang belakangan ini kerap memberitakan hal-hal negatif seputar Indonesia, yang padahal jika dibandingkan dengan pandangan dari pihak asing, mereka justru memandang Indonesia sebagai suatu negara yang mengalami perkembangan sebaliknya.

Terbalut dalam Bhinneka Tunggal Ika, yang terbukti mampu menyatukan begitu banyak perbedaan suku, bangsa, agama, serta wilayah nusantara yang berkepulauan, Farhan beranggapan adalah keliru jika membandingkan Negara kepulauan dengan Negara berbasis continental. Karena daya tahan dan daya juang yang dimiliki oleh Negara kepulauan jauh lebih kuat.

Lebih lanjut Farhan menjelaskan, sosialisasi dalam bentuk yang diterapkan saat ini dipandang sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya yang bersifat  lebih kepada indoktrinasi. Oleh karenanya Pimpinan Majelis sudah mengajukan kepada eksekutif untuk membangun suatu lembaga yang lebih terstruktur untuk melanjutkan  tugas melaksanakan sosialisasi ini.

Sementara itu menanggapi kegiatan ToT ini, Pimpinan MUI, KH. Basri Barmanda berharap, MPR dapat lebih gencar melakukan sosialisasi seperti yang tengah berlangsung. Karena jumlah perkembangan pelatihan belum mengimbangi tingkat kerusakan moral yang terjadi saat ini. Dan ada hal-hal prinsip yang mendasar dan menjadi suatu tugas yang harus terus menerus dilakukan. Dan juga bahwa Bangsa Indonesia tidak menganut paham yang tidak sesuai dengan jatidiri bangsa. 

Share

Sampaikan Komentar Anda
Komentar untuk berita ini
Komentar (0)

Rekaman Live Streaming Pidato Bung Karno 1 Juni di Bengkulu