Kamis, 25/04/2013 12:25

Implementasi Tap MPR No I/2003

Setelah berlakunya UU No 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, Ketetapan MPR (Tap MPR) kembali diatur dan diakui sebagai jenis dan hirarki peraturan perundang-undangan. Sebelumnya dalam UU No 10 Tahun 2004, Tap MPR tidak diatur dan diakui sebagai jenis dan hirarki peraturan perundang-undangan.

Adanya Tap MPR dalam UU No 12 Tahun 2011 tentunya menimbulkan debat di antara beberapa pakar hukum terkait dengan keberadaan Tap MPR dalam hirarki dan sumber hukum bagi peraturan perundangan di bawahnya. Untuk mendiskusikan hal itu MPR bekerjasama dengan Universitas Pattimura menyelenggarakan seminar nasional bertema "Tinjauan Implementasi Ketetapan MPR No I/MPR/2003 Pasca Pemberlakuan UU No 12 Tahun 2011" di Ambon, Maluku, Kamis 25 April 2012.

Pembicara dalam seminar ini di antaranya S.E.M Nirahua, Prof Dr Martinus Johanes Sapteno, Dr Koritelu (Ketiganya dari Universitas Pattimura), dan narasumber dari MPR RI, yaitu Rahadi Zakaria (Fraksi PDI Perjuangan), Ahmad Muqowam (Fraksi PPP), Hari Wicaksono (Fraksi Partai Demokrat), dan John Pieris (Kelompok DPD).

Mewakili Pimpinan MPR, ketika membuka seminar, Rahadi Zakaria mengatakan seminar ini untuk menyerap aspirasi dari kalangan akademis berkaitan dengan kedudukan dan implementasi Tap No I Tahun 2003. 

Menurut Rahadi, ada beberapa persoalan terkait Tap MPR misalnya siapa yang berwenang menyatakan Tap MPR masih berlaku dan tidak berlaku, lalu pertanyaan apakah MPR masih bisa mengeluarkan ketetapan yang sifatnya mengatur.

"Ini perlu kajian dan telaah dari berbagai sudut pandang, sehingga Tap MPR itu dapat diimplementasikan dalam pembangunan hukum nasional," kata Rahadi yang juga pimpinan Tim Kajian Sistem Ketatanegaraan MPR RI.

Dalam seminar ini akan diserap pemikiran yang manjadi aspirasi rakyat. "Setiap aspirasi mutiara-mutiara pemikiran Universitas Pattimura akan dibawa ke Jakarta, untuk pencerahan dan solusi menjawab masalah-masalah ketatanegaraan," katanya.

Share

Sampaikan Komentar Anda
Komentar untuk berita ini
Komentar (0)

Rekaman Live Streaming Pidato Bung Karno 1 Juni di Bengkulu