Kamis, 16/05/2013 07:32

Peran dan Fungsi MPR RI dalam mengawal Empat Pilar

Indonesia adalah Negara yang sangat besar. Penduduknya mencapai 240 juta jiwa. Atau menempati urutan keempat terbesar di dunia setelah Cina, India dan Amerika. Wilayah Negara Indonesia  merupakan gugusan pulau yang juga terbanyak diseantero bumi, mencapai 17 ribu buah. Selain itu wilayah Indonesia juga dibagi dalam tiga zona waktu, ini menjadi bukti bahwa Negara Indonesia benar-benar sebuah Negara yang sangat besar.

Besarnya wilayah Indonesia menyebabkan munculnya keberagaman menjadi sesuatu yang wajar. Dari sudut kekayaan bahasa misalnya, di Indonesia terdapat ratusan bahasa yang digunakan oleh masyarakat. Dan itu memperlihatkan betapa Indonesia dihuni oleh berbagai suku yang berbeda-beda.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifuddin pada acara kuliah umum dengan tema Peran dan Fungsi MPR RI dalam mengawal Empat Pilar. Kuliah umum itu disampaikan dihadapan puluhan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Jakarta, dan berlangsung di Ruang GBHN Gedung Nusantara V Kompleks MPR DPR dan DPD, pada Kamis (16/5).  

Saat ini kata Lukman keberagaman Indonesia itu tengah terusik oleh masuknya tata nilai dan budaya dari luar yang terjadi secara terus menerus. Dikhawatirkan, kondisi tersebut berpengaruh terhadap tata nilai dan budaya asli Indonesia, yang ujungnya bisa berimbas pada keretakan hubungan sebagai sebuah bangsa.

“Apalagi, saat ini ada begitu banyak factor yang bisa membuat orang mengalami stress. Sehingga memicu munculnya keretakan hubungan antar masyarakat,  sikap intoleransi hingga keinginan memisahkan diri dari NKRI”, kata Lukman menambahkan.

Karena itu menurut Lukman, MPR merasa perlu untuk melakukan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagaimana yang dilakukan para pendiri bangsa Indonesia  tatkala mereka mencoba mengakomodir berbagai perbedaan sehingga bisa menyatu dalam bingkai NKRI.

Share

LCC 2012 Seleksi Provinsi Kalimantan Timur Babak Penyisihan I