Jumat, 20/05/2011 08:52

Seminar Nasional di Universitas Muhammadiyah Surakarta 19 Mei 2011

 

MPR RI kembali mengadakan Seminar Nasional yang pada kali ini bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan mengusung tema “Revitalisasi Pancasila dalam Konteks Kebhinnekaan Indonesia Saat Ini dan Masa Depan”. Bertempat di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta. (solo,19/5) Wakil Ketua MPR RI Ahmad Farhan Hamid yang pada kesempatan tersebut memberikan sambutan dan sekaligus membuka seminar tersebut menyatakan bahwa “Revitalisasi Pancasila yang urgen itu bisa dimulai dengan menjadikan dasar negara ini kembali sebagai wacana publik, sehingga masyarakat merasakan bahwa Pancasila masih ada, dan masih dibutuhkan bagi negara-bangsa Indonesia. Selama 65 tahun lebih, Pancasila mampu mengayomi anak-anak bangsa yang begitu majemuk; viabilitas Pancasila dengan demikian telah teruji sebagai kerangka dasar bersama negara-bangsa Indonesia”. Lebih lanjut ia juga menambahkan bahwa upaya me-revitalisasi Pancasila tidak berarti bahwa kita telah meninggalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari, tetapi pengaruh globalisme yang sangat kuat melalui  lalu lintas  informasi yang tanpa batas dalam berbagai dimensi kehidupan dewasa ini,  sangat berpotensi mendegradasi cara pandang kita terhadap pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sedangkan para Narasumber didalam Seminar Nasional ini adalah Anggota MPR RI Fraksi Demokrat Sutjipto, S.H., M.Kn, Anggota MPR RI dari unsur DPD Drs. Wahidin Ismail, Prof. Dr. Kaelan, M.S.(Guru Besar Fakultas Universitas Gadjah Mada Yogyakarta) dan Prof. Dr. Harun, S.H., M.H. (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta). Di akhir sesi Seminar Nasional yang dihadiri oleh 300 orang peserta yang berasal dari kalangan Organisasi kemasyarakatan, Partai Politik, Guru dan akademisi tersebut maka terangkumlah beberapa poin Rumusan hasil seminar, yang diantaranya ialah perlu adanya pengkajian kembali secara mendalam dan menyeluruh serta penyamaan pemahaman atas amanat pembukaan Undang_undang Dasar 1945 dan nilai-nilai yang terkandung dalam ke lima sila Pancasila dan menentukan arah dan cara efektif untuk pelaksanaan Pancasila secara optimal oleh segenap komponen bangsa, serta menyusun cara yang jelas dan rinci tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk pembentukan dan perbaikan karakter bangsa yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan akan membawa manfaat bagi kemajuan bangsa, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan dapat bersaing dalam kompetisi global. (Biro Humas MPR)

Share

Komentar (1)

Komentar Terkini