JAKARTA: Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bapak HM Taufiq Kiemas menerima kunjungan kehormatan dari Members Of Thailands Senatte Standing Cominitte yang di pimpin Hon.Mrs.Pikulkaew Krairiksh di Ruang Loby, lantai II Gedung Nusantara V, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (5/2).
Pada pertemuan tersebut Ketua MPR RI Bapak HM Taufiq Kiemas yang di dampingi para wakil pimpinan lainnya, diantara lain Ibu Melani Leimena Suharli dan Bapak Lukman Hakim Saefudin menerangkan tentang ideology Indonesia dan empar pilar kebangsaan yanitu Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI dan Kebhinnekaan dan juga tentang keanggotaan MPR RI
“Anggota MPR terdiri dar para parlemen (DPR) dan perwakilan dari masing-masing Provinsi (DPD),” kata Bapak Taufiq Kiemas.
Beliau, menjelaskan bahwa pimpinan dan anggota MPR harus ikut mensosialisasikan empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Kebhinekaan. “Pimpinan dan para anggota MPR wajib mensosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada masyarakat,” tegasnya.
Pak Taufiq, Demikianlah beliau disapa mengatakan tidak mungkin Negara Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, ras dan agama menjadi satu kesatuan tampa ada kesadaran yang tinggi tentang plurarisme.
“Formula kami ingin menjaga kebangsaan. Keaneragaman dan kebhinekaan suku, ras dan agama sangat kami jaga,” jelasnya.
Sementara, Mrs.Pikulkaew Krairiksh mengatakan bahwa kedatangannya ke Parlemen Indonesia untuk bertukar tentang ide dan gagasan tentang keparlemenan. “Di Parlemen Thailand terdiri ada du kamar, yaitu 74 secara legislative dan 76 anggota dari perwakilan Provinsi,” katanya.
Pikulkaew Krairiksh menegaskan hubungan yang terjalin selama ini dengan Indonesia harus terus di jaga dan di tingkatkan. “Hubungan yang ada akan terus di tingkatkan, bahkan hubungan parlemen,” ungkapnya.[kin]