Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Berita Terkini Hadiri Diskusi Bicara Buku MPR, Mahyudin Bicarakan Seputar Pentingnya Pemimpin Bangsa Miliki Rasa Nasionalisme Dan Religius Yang Tinggi Ketua MPR Ingin Kemajuan Pendidikan Pesantren Merata Ketua MPR Sosialisasikan Empat Pilar Pada Nelayan Bertemu Delegasi Indonesia Muroja’ah, HNW Tekankan Peran Pemuda Penting Selamatkan Bonus Demografi Indonesia Hidayat Nur Wahid Lanjutkan Perjuangan Agus Salim Dan Mohammad Natsir Wakil Ketua MPR RI Mahyudin Menerima Puluhan Guru Dari Kutai Timur Sesjen MPR : Banyak Negara Ingin Menerapkan Sifat Gotong Royong Dan Tolong Menolong PENGUMUMAN Nomor 52/10/2018 TENTANG HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) SEKRETARIAT JENDERAL MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2018 Ketua MPR: Pemilu Untuk Memilih Pemimpin Yang Terbaik Waspadai Kecurangan-Kecurangan Dalam Pemilu Rilis Seminar Guru Dihadiri Sesjen MPR Mahyudin : Kita Harus Punya Demokrasi Ala Indonesia Anggota MPR: Keragaman Suku, Budaya, Dan Agama Merupakan Kekuatan Persatuan Ketua MPR Bertemu Pelajar Islam Dan Mahasiswa Budhis Bahas Empat Pilar Sebagai Tokoh Muslim Dunia, Wakil Ketua MPR Hadiri Sidang Majelis Tertinggi Liga Dunia Islam Mahyudin : Di Tahun Politik, Waspadai Politik Adu Domba Mahyudin : Hati-Hati Menggunakan Medsos Dan Internet Mahyudin : Jangan Pilih Caleg Yang Menghamburkan Uang Saat Kampanye Ketua DPR Harap Lemkaji MPR Pecahkan Masalah Pembagian Dan Pemisahan Kekuasaan Mahyudin : Kita Butuh Keteladanan Dari Para Pemimpin
Sabtu, 06 Oktober 2018 - 17:55 |

Di Desa Karangsemi Sosialisasi Empat Pilar Disosialisasikan Lewat Campursari

Di Desa Karangsemi Sosialisasi Empat Pilar Disosialisasikan Lewat Campursari

Nganjuk— Cuaca di Desa Karangsemi di Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Jumat malam (5/10/2018), tampak  cerah. Di sebuah lapangan berdebu akibat musim kemarau berkepanjangan, malam itu,  berlangsung pagelaran seni budaya nusantara. Grup musik  campur sari “Kantong Bolong” tampil menghibur warga masyarakat.

Pagelaran seni budaya ini diselenggarakan dalam rangka sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Penyelenggaranya adalah MPR dan mendapat dukungan dari Kepala Desa Karangsemi, Puryani. Kepala Biro Administrasi dan Pengawasan Setjen MPR RI, Suryani, SH., selaku panitia penyelenggara dalam sambutannya, memuji peran Kepala Desa Karangsemi hingga acara bisa terlaksana dengan lancar dan sukses.

“Permintaan kepada Bu Puryani untuk kesediaannya menjadi penyelenggara pagelaran seni budaya ini dilakukan dalam waktu sangat mepet,” ungkap Suryani. Ternyata, lanjut perempuan kelahiran Nganjuk ini, hanya dalam waktu dua hari saja Kepala Desa mampu menyiapkan segala sesuatu dengan baik dan lancar. Untuk itu, Suryani mengucapkan terima kasih pada Kepala Desa Karangaemi dan jajarannya.

Suksesnya acara ini ditandai pula dengan antusiasme masyarakat menyaksikan pagelaran seni bidaya tersebut. Ratusan warga masyarakat Desa Karangsemi dan sekitarnya berduyun-duyun ke lapangan tempat pertunjukan. Begitu pula para pedagang makanan dan minuman, serta permainan anak-anak memanfaatkan keramaian itu untuk mengais rezeki.

Pagelaran kesenian diawali tampilnya tarian Maheswara Swatantra Anjuk Ladang dari Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk. Tarian persembahan yang dibawakan oleh lima remaja perempuan memang dipersembahkan untuk tamu kehormatan yang hadir saat itu. Mereka adalah Pimpinan Badan Penganggaran MPR RI yang juga anggota MPR RI Fraksi Partai Demokrat Drs. H. Guntur Santoso, M.Si., Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah, Kepala Biro Asministrasi dan Pengawasan Setjen MPR RI Suryani, dan tamu undangan lainnya,

Selanjutnya pagelaran seni budaya dalam rangka sosialisasi Empat Pilar dibuka oleh Pimpinan Badan Penganggaran Guntur Sasono. Mengawali sambutannya, Guntur mengajak hadirin untuk mendoakan para korban bencana alam Donggala. Palu dan Sigi, serta Lombok. “Semoga Allah memberikan ampunan atas dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini,” kata Guntur. Ia juga mengucapkan selamat kepada TNI yang memperingati hari jadinya yang ke-73 pada 5 Oktober.

Lebih lanjut, Guntur menyatakan, sebagai warga masyarakat kita harus mengamalkan Pancasila. Pancasila itu pada hakikatnya adalah gotong royong, saling menghormati  dan saling asih. Begitu pula Ketuhanan Yang Maha Esa, maknanya juga saling asih, saling sayang. 

Guntur juga mengingatkan bahwa beberapa hari terakhir ini kita mendengar berita yang dipelintir macam-macam. “Amat disesalkan kenapa kok dengan kemajuan teknologi berita-berita jadi simpang siur,” ungkap Guntur. 

Untuk itu Guntur mengingatkan agar kemajuan teknologi informasi tidak digunakan untuk membesar-besarkan hoax. “Karena hal itu akan memecah belah persatuan,” kata dia mengingatkan.

Suasana semakin semarak begitu memasuk rangkaian acara kesenian. Sejumlah penyanyi tampil diiringi grup musik campur sari Kantong Bolong. Lalu diselingi lawak oleh pelawak kawakan berusia 70 tahun bernama Gendut. Dan, tak kalah menariknya bagi penonton acara ini disediakan doorprice.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015