Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Senin, 08 Mei 2017 - 16:10 |

Hidayat Nur Wahid: Jangan Takut Isu Radikalisme

Hidayat Nur Wahid: Jangan Takut Isu Radikalisme

Organisasi mahasiswa muslim harus  mampu mencontoh  tokoh-tokoh Islam dalam berjuang demi bangsa dan negara. Tokoh Islam seperti Sutan Syahrir, Moh. Yamin, Hasyim Asyari, dan Raden Kasman Singodimejo telah berkontribusi besar untuk  lahir dan berkembangnya Indonesia. Mereka istiqamah dalam berjuang, dan tidak mengenal pamrih. Perjuangan  tokoh Islam, itu perlu ditiru agar organisasi mahasiswa muslim juga bisa turut menjadi bagian dari  sejarah. 

Salah satu cara yang  bisa dilakukan oleh IMM agar berkontribusi dalam pembangunan adalah membuat progran kerja  yang bisa meningkatkan kualitas mahasiswa pada khususnya dan masyarakat pada  umumnya. Sebagaimana Muhammadiyah juga telah mewarnai perjuangan Indonesia dengan karya-karya nyatanya. 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa  Muhammadiyah (IMM) Jakarta. Acara tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Ketua MPR pada Senin (8/5). Delegasi DPD IMM Jakarta dipimpin Ketua Umumnya M. Huda Prayoga. 

Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan organisasi Islam lainnya, kata Hidayat menjadi bukti bahwa umat Islam memiliki peran yang besar dalam pembangunan bangsa. Dan itu tidak bisa dihapuskan dalam sejarah bangsa Indonesia. 

"Jangan pernah  ragu dituduh radikalisme, hanya karena kita turut berjuang membangun bangsa dan negara. Karena kegiatan dan perjuangan  yang dilakukan sudah ada  sejak dulu", kata Hidayat menambahkan. 

Saat ini kata Hidayat ada kelompok-kelompok tertentu yang sengaja meniupkan isu radikalisme, termasuk dalam pilkada Jakarta.  Karena itu umat Islam harus waspada, jangan sampai isu radikalisme itu ditumpangi oleh gerakan lain, seperti anti agama, anti negara, liberalisme, dan atheisme. 

"Kita harus pastikan tidak ada yang menumpangi isu radikalisme. Jangan sampai kita sibuk dengan isu radikalisme, tetapi dibelakng itu ada kelompok anti agama, anti negara yang tengah menyusn barisan memperkuat kelompoknya", kata Hidayat lagi. 

Pada kesempatan itu, DPD IMM Jakarta melaporkan hasil-hasil Musda IMM yang dilaksanakan Maret lalu. Kedatangan mereka bertemu Wakil Ketua MPR, salah satunya juga untuk  mengundang  Hidayat Nur Wahid pada acara pelantikan, dan sosialisasi MPR yang akan dilaksanakan akhir Mei ini.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015