Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Berita Terkini Hadiri Diskusi Bicara Buku MPR, Mahyudin Bicarakan Seputar Pentingnya Pemimpin Bangsa Miliki Rasa Nasionalisme Dan Religius Yang Tinggi Ketua MPR Ingin Kemajuan Pendidikan Pesantren Merata Ketua MPR Sosialisasikan Empat Pilar Pada Nelayan Bertemu Delegasi Indonesia Muroja’ah, HNW Tekankan Peran Pemuda Penting Selamatkan Bonus Demografi Indonesia Hidayat Nur Wahid Lanjutkan Perjuangan Agus Salim Dan Mohammad Natsir Wakil Ketua MPR RI Mahyudin Menerima Puluhan Guru Dari Kutai Timur Sesjen MPR : Banyak Negara Ingin Menerapkan Sifat Gotong Royong Dan Tolong Menolong PENGUMUMAN Nomor 52/10/2018 TENTANG HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) SEKRETARIAT JENDERAL MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2018 Ketua MPR: Pemilu Untuk Memilih Pemimpin Yang Terbaik Waspadai Kecurangan-Kecurangan Dalam Pemilu Rilis Seminar Guru Dihadiri Sesjen MPR Mahyudin : Kita Harus Punya Demokrasi Ala Indonesia Anggota MPR: Keragaman Suku, Budaya, Dan Agama Merupakan Kekuatan Persatuan Ketua MPR Bertemu Pelajar Islam Dan Mahasiswa Budhis Bahas Empat Pilar Sebagai Tokoh Muslim Dunia, Wakil Ketua MPR Hadiri Sidang Majelis Tertinggi Liga Dunia Islam Mahyudin : Di Tahun Politik, Waspadai Politik Adu Domba Mahyudin : Hati-Hati Menggunakan Medsos Dan Internet Mahyudin : Jangan Pilih Caleg Yang Menghamburkan Uang Saat Kampanye Ketua DPR Harap Lemkaji MPR Pecahkan Masalah Pembagian Dan Pemisahan Kekuasaan Mahyudin : Kita Butuh Keteladanan Dari Para Pemimpin
Senin, 17 September 2018 - 09:20 |

Lewat Drumblek Dan Rodat, Empat Pilar Digaungkan Ke Masyarakat

Lewat Drumblek Dan Rodat, Empat Pilar Digaungkan Ke Masyarakat

Minggu, 16 September 2018, masyarakat Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, berduyun-duyun menuju Desa Plumbon. Hari itu di tengah sinar matahari yang cerah, di lapangan desa ada pertunjukan seni dan budaya, ‘drumblek’ dan ‘rodat’.Kesenian kreasi masyarakat di sana itu masih menjadi favorit warga meski ada hiburan yang baru dan popular.

‘Drumblek’ merupakan kesenian musik yang menggunakan instrument dari piranti yang ada di dalam rumah atau sekitarnya, seperti tong plastik, ‘blek’ (tempat roti yang berbentuk bulat), ditambah dengan alat musik yang berasal dari bambu. Mereka memainkan alat-alat musik itu dengan berbaris dan berjalan sehingga mirip ‘marching band’. Kemiripan dengan marching band, sebab ‘drumblek’ menyesuaikan diri dengan perkembangan budaya milienal.

Sedang ‘rodat’ adalah paduan suara yang dibawakan oleh sepuluh hingga dua puluh orang dengan lagu-lagu yang bernuansa religi yang mengajak semua untuk mengingat pada Allah. Seni seperti ini disebut sebagai media dakwah ummat Islam kepada masyarakat.

Hari itu ‘drumblek’ dan ‘rodat’ yang digelar tak sekadar menampilkan seni seperti biasanya. Pada pertunjukan yang dihadiri oleh ribuan orang itu, dua kesenian yang ada dipadu dengan acara Sosialisasi Empat Pilar MPR. Tak heran bila di tengah masyarakat hadir anggota MPR dari Fraksi Nasdem Fadholi, Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah, Kapolsek AKP Mustofa, Danramil Kapten Tarimo, Camat Suruh Bambang Arif Wijaya, dan Lurah Plumbon, Joko Waluyo.

Dalam sambutan, sebelum pertunjukan seni dimulai, Fadholi mengajak masyarakat untuk mengenal Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tungga Ika secara mendalam. Dalam pemaparan, pria kelahiran Kendal, Jawa Tengah, itu mengurai secara detail nilai-nilai yang ada pada Empat Pilar. “Pancasila sebagai dasar negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara”, paparnya. “Semua itu harus mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari”, tambahnya.

Dijelaskan dengan acara ini selain untuk mensosialisasikan dasar dan ideologi negara, juga untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah sehingga tidak punah keberadaannya.

Dalam kesempatan yang sama, Siti Fauziah menyebut sosialisasi yang dilakukan oleh MPR ditempuh dengan banyak cara. “Salah satunya lewat ‘drumblek’ dan ‘rodat’ ”, ujarnya. Perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat, itu memuji dua kesenian itu sebab penuh kreatiftas dan perlu perpaduan beragam unsur. “Kerjasama yang mencerminkan dari Empat Pilar," tuturnya. 

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015