Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Berita Terkini Hadiri Diskusi Bicara Buku MPR, Mahyudin Bicarakan Seputar Pentingnya Pemimpin Bangsa Miliki Rasa Nasionalisme Dan Religius Yang Tinggi Ketua MPR Ingin Kemajuan Pendidikan Pesantren Merata Ketua MPR Sosialisasikan Empat Pilar Pada Nelayan Bertemu Delegasi Indonesia Muroja’ah, HNW Tekankan Peran Pemuda Penting Selamatkan Bonus Demografi Indonesia Hidayat Nur Wahid Lanjutkan Perjuangan Agus Salim Dan Mohammad Natsir Wakil Ketua MPR RI Mahyudin Menerima Puluhan Guru Dari Kutai Timur Sesjen MPR : Banyak Negara Ingin Menerapkan Sifat Gotong Royong Dan Tolong Menolong PENGUMUMAN Nomor 52/10/2018 TENTANG HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) SEKRETARIAT JENDERAL MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2018 Ketua MPR: Pemilu Untuk Memilih Pemimpin Yang Terbaik Waspadai Kecurangan-Kecurangan Dalam Pemilu Rilis Seminar Guru Dihadiri Sesjen MPR Mahyudin : Kita Harus Punya Demokrasi Ala Indonesia Anggota MPR: Keragaman Suku, Budaya, Dan Agama Merupakan Kekuatan Persatuan Ketua MPR Bertemu Pelajar Islam Dan Mahasiswa Budhis Bahas Empat Pilar Sebagai Tokoh Muslim Dunia, Wakil Ketua MPR Hadiri Sidang Majelis Tertinggi Liga Dunia Islam Mahyudin : Di Tahun Politik, Waspadai Politik Adu Domba Mahyudin : Hati-Hati Menggunakan Medsos Dan Internet Mahyudin : Jangan Pilih Caleg Yang Menghamburkan Uang Saat Kampanye Ketua DPR Harap Lemkaji MPR Pecahkan Masalah Pembagian Dan Pemisahan Kekuasaan Mahyudin : Kita Butuh Keteladanan Dari Para Pemimpin
Kamis, 07 Desember 2017 - 12:45 |

Mahyudin : Indonesia Menghadapi Ancaman, Dari Dalam Dan Luar Negeri

Mahyudin : Indonesia Menghadapi Ancaman, Dari Dalam Dan Luar Negeri

Dari luar negeri, Indonesia menghadapi tantangan arus globalisasi yang  berjalan secara terus menerus  dan  tak bisa dibendung. Nilai-nilai dari luar, yang tidak semuanya sesuai dengan nilai-nilai ke Indonesiaan, menerobos dan bersentuhan dengan masyarakat tanpa bisa difilterisasi. 

Dari dalam negeri, muncul  pendangkalan pemahaman nilai-nilai agama, sehingga melahirkan radikalisme. Pada saat yang sama  terjadi kesenjangan ekonomi dan pengangguran. Kondisi itu mengakibatkan. kecemburuan, sehingga  masyarakat mudah dihasut untuk melakukan tindakan anarkisme. 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin ST, MM, saat membuka kegiatan sosialisasi empat pilar MPR dihadapan masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Acara tersebut berlangsung di Gedung Sri Rahayu, Sukoharjo, Kamis (7/12). Ikut hadir pada acara tersebut anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar Endang Srikarti Handayani SH, M. Hum dan Bowo Sidik Pangarso SE. Juga  Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH,  serta puluhan kaum disabilitas. 

Selain persoalan itu, kata Mahyudin, Indonesia juga menghadapi meningkatnya isu kedaerahan, serta  ancaman perpecahan. Serta lahirnya kelompok-kelompok bersenjata yang ingin memisahkan diri dari NKRI. Padahal,  Indonesia terdiri dari banyak suku, bangsa,  bahasa, agama dan keyakinannya.   

"Karena itu, MPR berkepentingan untuk melakukan sosialisasi  Empat Pilar MPR, secara terus menerus. Ini penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan yang tengah terancam, akibat adanya banyak persoalan dalam kehidupan sehari-hari", Karena Mahyudin menambahkan. 

Karena  itu,  Mahyudin mengajak seluruh anggota masyarakat Sukoharjo, untuk mempraktekkan empat pilar dalam kehidupan sehari-hari. Mahyudin juga mengajak para tokoh masyarakat dan para pemimpin daerah, agar menjadi suri tauladan. Salah satunya dengan Tidak melakukan korupsi.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015