Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Jumat, 11 Mei 2018 - 08:30 |

MPR Gelorakan Semangat Empat Pilar Melalui Pagelaran “Pesona Seni Pesisir” Di Majene

MPR Gelorakan Semangat Empat Pilar Melalui Pagelaran “Pesona Seni Pesisir” Di Majene

Pantai Labuang Majene, Sulawesi Barat, Kamis malam 10 Mei 2018 semarak bagaikan pasar malam. Diseputar pantai banyak masyarakat berdatangan berbaur dengan pedagang yang menjajakan dagangannya, sementara di tepi pantai terlihat sebuah panggung dan tenda, tempat berlangsungnya Pagelaran Seni Budaya Nusantara. 

Malam itu MPR RI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Majene mengadakan acara berupa Pagelaran Seni Budaya Nusantara sebagai salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diperuntukkan buat masyarakat penggemar seni budaya tradisional di Majene dan sekitarnya. Mereka tampak berduyun-duyun datang yang hampir memenuhi Pantai Labuang.

Pagelaran yang bertema ‘Pesona Seni Pesisir” ini sebagai salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) ini dihadiri oleh anggota MPR RI: Muhammad Asri Anas (dari unsur DPD), Iskandar, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Majene, Kapolres, Dandim, Camat Banggae Timur, Lurah Labuang serta ratusan masyarakat dari berbagai lapisan.

Mewakili pimpinan MPR RI, Muhammad Asri Anas dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pagelaran Seni Budaya Nusantara ini adalah salah satu dari 7 program sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui kebudayaan. Dan untuk itu, MPR mengambil peran menyosialisasikan Empat Pilar dari sabang sampai merauke, agar dengan gelora dan semangat Empat Pilar melalui seni budaya ini bisa mengembalikan lagi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila sampai ke seluruh rakyat Indonesia. 

Asri Anas yang juga Pimpinan Badan Anggaran MPR itu menjelaskan, sosialisasi Empat Pilar ini sengaja menggunakan media seni budaya untuk membangkitkan kembali kesenian lokal yang terus tergerus oleh seni budaya dari luar. Dan berharap agar Kabupaten Majene bisa menjadi kota pendidikan, kebudayaan dan kesenian. Dengan cara mari bersama-sama kita wujudkan untuk membangun sebuah gedung  kesenian  di kota Majene ini, ujar Asri Anas.

Dengan memiliki Gedung kesenian ini kita bisa menghidupkan seni budaya serta menggali nilai-nilai dasar seni budaya asli Indonesia yang merupakan warisan leluhur yang harus kita dilestarikan yang sudah diakui oleh dunia dan dapat pula dipergunakan untuk meyelenggarakan pagelaran budaya tingkat nasional maupun Internasional sebagai tempat untuk mempromosikan budaya yang kita miliki ke seluruh dunia.

Pagelaran Seni Budaya Nusantara di Pantai Labuang yang menjadi citra semangat budaya di  Majene ini menampilkan pertunjukan seni budaya yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Barat diantaranya: Teater Flamboyan Mandar, Sanggar Seni Bura, Rebana Api-api, Komunitas Sure ‘Bolong’, Ladang Tari Sossorang, One Do (Polewali Mandar).

Sementara Iskandar mewakili Bupati Majene dalam sambutannya menyatakan, sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui Pagelaran Seni Nusantara di Pantai Labuang ini sangat strategis. Serta berharap melalui payung Empat Pilar masyarakat Majene yang majemuk ini tidak terpecah belah serta mengapresiasi usulan Muhammad Asri Anas agar pemerintah setempat untuk dapat merencanakan membangun sebuah Gedung Kesenian di Kota Mejene. 

Dan mengucapkan terimakasih kepada Seketariat MPR RI yang telah memilih Pantai Labuang sebagai tempat sosialisasi Empat Pilar MPR RI, "Mudah-mudahan dengan diadakannya Pagelaran Seni Budaya Nusantara ini dapat membuat masyarakat Majene semakin memahami Empat Pilar serta mendukung berdirinnya sebuah Gedung Kesenian di Majene," ujarnya.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015