Kerinci dan Sungai Penuh Kota

Salam sejahtera KPK,

Setelah saya mempertanyakan masalah dana penanggulangan bencana alam di kabupaten Kerinci - Jambi sejumlah 104 milyar kepada pemerintah Kabupaten Kerinci, dan mempertanyakan tentang masalah pelaksanaan proyek di Sungai Penuh - Jambi kepada wali kota sungai penuh, maka saya terkesan mendapat tekanan.

Beberapa bulan lalu, saya mendapat informasi bahwa saya dicari oleh pihak kepolisian dan akan ditangkap, hal ini diduga akibat saya mempertanyakan masalah tersebut. Namun, saya menganggap hal ini adalah tindakan yang tidak terpuji dilakukan oleh pihak kepolisian Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh.

Tidak lama setelah itu, lebih kurang satu bulan saya selalu lemenerima tamu yang aneh, salah seorang pihak Kodim mendatangi rumah saya dan ngobrol seperti biasa, pada waktu yang berbeda juga saya didatangi seorang kepala desa Pancuran Tiga Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, juga saya didatangi beberapa kali oleh seorang wakil kepala sekolah SMA di Kerinci, semuanya memiliki pembicaraan mengarah pada maksud yang sama, bahwa meminta agar saya tidak mempersoalkan masalah kasus bupati dan masalah proyek yang ada di Kabupaten Kerinci, serta agar saya menghentikan laporan ke pemerintah pusat atas apa yang terjadi di Kabupaten Kerinci. Dan mereka yang menemui saya mengaku diminta oleh bupati dan kepala dinas yang ada di kabupaten Kerinci.

Saya juga pernah diminta untuk hadir menemui Kadis Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kerinci, dan saya hadir menemuinya. Pembicaraan yang terjadi adalah sama, saya diminta untuk tidak melaporkan kepemerintah pusat atas masalah yang terjadi di Kabupaten Kerinci. Dan Kadis Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kerinci menyatakan hal yang sama, bahwa dirinya diutus oleh Murasman sebagai bupati Kerinci untuk bertemu saya, untuk menyelesaikan kasus, apapun solusinya akan diikuti.

Berbagai permintaan lainnya, agar saya menemui seseorang terus terjadi dengan pola yang sama, bahkan ada yang menawarkan uang ratusan juta, dan saya sepelekan persoalan tersebut, karena saya memiliki banyak pekerjaan secara pribadi untuk mencari nafkah. Bahkan saya menjawab, terus saja korupsi, jangan sampai berhenti.

Apa yang saya lakukan atas semua tindakan ini, serta ancaman yang terjadi, saya menyatakan kepada pihak yang menemui saya, bahwa secara umum saya berkata bahwa ini bukan urusan saya dan juga bukan urusan anda, ini adalah urusan pemerintah pusat, jika pemerintah pusat masih menegakkan hukum, maka kasus kerinci akan terbongkar, jika tidak kasus kerinci akan terhenti.

Beberapa waktu lalu, saya didatangi oleh teman, dan diminta untuk tidak ikut campur urusan pemerintah Sungai Penuh, dan diminta diam.

Pada hari rabu 1 februari 2012, saya menerima kembali informasi yang sama, bahwa pihak kepolisian lebih kurang 20 orang sedang mencari saya dan disebarkan dikawasan kota sungai penuh. Bahkan, saya diminta oleh teman-teman LSM, dan wartawan untuk tidak berada di kota sungai penuh, karena pihak kepolisian sedang mengincar saya. Beberapa kawasan toko di kota sungai penuh dikabarkan telah dikuasai oleh pihak kepolisian dan buser, bahkan kincai plaza yang merupakan pusat perbelanjaan dikepung. Karena sekitar 3 menit sebelum hal itu terjadi saya memang berada tidak berapa jauh dari kawasan itu.

Saya jadi bingung, atas masalah yang terjadi, seorang penguasa dan pemerintah menggunakan berbagai kekuatan untuk menghabiskan uang rakyat, melakukan penindasan, melakukan ancaman, serta bertindak sesuka hati. Penguasa yang berani membayar penjahat, penguasa yang berani membayar tindakan yang mengarah pada premanisme, penguasa yang rakus.

Hampir semua LSM dan wartawan di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh mengetahui hal ini terjadi silakan penguasa negara ini mempertanyakan sendiri, ini adalah penindasan, bahkan juga terdapat dugaan LSM dan wartawan yang mau dibayar oleh penguasa yang tamak, serta bekerjasama dengan penguasa.

Maksud dan tujuan tulisan ini adalah sekedar memberitahu bahwa begini kondisi permasalahan proyek di Kerinci dan Sungai Penuh, sehingga menimbulkan kerugian negara yang sangat besar.

Secara pribadi saya tidak takut apapun, saya tidak takut tindakan seperti ini, saya mampu menghadapi sendiri masalah yang terjadi, saya tidak butuh perlindungan hukum, saya tidak butuh pengacara, saya tidak butuh siapapun untuk membantu saya. Namun jika bagi negara ini adalah pelanggaran hukum dan merugikan keuangan negara silakan di tindak, itupun jika para pejabat negara mau. Jika enggan, biarkan saja negara ini hancur.

Beberapa tulisan sebelumnya, saya pernah menejelaskan kepada Presiden, KPK, dan lembaga negara lainnya atas berbagai permasalahan proyek yang ada di Kabupaten Kerinci dan sungai penuh, baik masalah proyek di suatu dinas, bencana alam, APBD dan APBN, dan semoga menjadi acuan jika ingin menegakkan hukum dan keadilan.


Tembusan :
- Presiden RI
- KPK
- MPR/ DPR RI
- Lembaga negara yang dianggap perlu lainnya
- Lembaga independen nasional dan internasional


Data Proyek Sungai Penuh 2011

5.2.3.03
Pengadaan Alat-alat Angkutan Darat
Bermotor
610.000.000
5.2.3.03.09 Pengadaan Alat-alat Angkutan Darat
Bermotor Pick Up
340.000.000
- Kendaraan Pick Up 4x4 Unit 1
340.000.000 DAU
5.2.3.03.12 Pengadaan Alat-alat Angkutan Darat
Bermotor Sepeda Motor
90.000.000
- Kendaraan Operasional Roda Dua
125 cc Unit 6
90.000.000 DAU
5.2.3.03.15 Pengadaan Alat-alat Angkutan Darat
Bermotor Roda Empat
180.000.000
- Kendaraan Roda Empat
SUV/Minibus (1300cc-1500cc) Unit 1
180.000.000 DAU
5.2.3.11 Pengadaan Perlengkapan Kantor
10.800.000
5.2.3.11.07 Pengadaan Air Conditioner (AC)
10.800.000
- Air Conditioner (AC) Unit 3
10.800.000 DAU
5.2.3.12 Pengadaan Komputer
92.000.000
5.2.3.12. 01
Pengadaan Komputer
Mainframe/Server
27.500.000
- Komputer PC (Mainframe) Unit 1
10.000.000 DAU
- Main Server Unit 1
17.500.000 DAU
5.2.3.12. 03 Pengadaan Komputer Note Book
45.000.000
- Laptop Unit 3
45.000.000 DAU
5.2.3.12. 04 Pengadaan Printer
13.500.000
- Printer Portable Unit 3
13.500.000 DAU
5.2.3.12. 09 Pengadaan Kelengkapan Komputer
2.000.000
- USB Bluetooth Buah 10
2.000.000 DAU
5.2.3.12. 10
Pengadaan Peralatan Jaringan
Komputer
4.000.000
- Wireless/Ronter Buah 4
2.000.000 DAU
- Hub Port Buah 2
2.000.000 DAU
5.2.3.13 Pengadaan Mebeulair
94.900.000
5.2.3.13.01 Pengadaan Meja Rapat
25.000.000
- Meja Rapat Set 1
25.000.000 DAU
5.2.3.13.04 Pengadaan Kursi Kerja
18.900.000
- Kursi Kerja Buah 6
3.150.000 DAU
- Kursi Putar Buah 6
15.750.000 DAU
5.2.3.13.05 Pengadaan Kursi Rapat
33.000.000
- Kursi Lipat Buah 80
30.000.000 DAU
- Bangku Panjang Buah 8
3.000.000 DAU
5.2.3.13.09 Pengadaan Rak Buku/TV/Kembang
18.000.000
- Rak Buku Buah 6
18.000.000 DAU
5.2.3.17 Pengadaan Alat-alat Komunikasi
100.000.000
5.2.3.17.11 Pengadaan Televisi
10.000.000
- Televisi Flat Unit 1
10.000.000 DAU
5.2.3.17.13 Pengadaan Sound System
90.000.000
- Sound System Unit 1
90.000.000 DAU
5.2.3.12 Pengadaan Komputer
15.000.000
5.2.3.12.03 Pengadaan Komputer Notebook
15.000.000
- Notebook Unit 2
15.000.000 DAU
5.2.3.10 Pengadaan Peralatan Kantor
45.000.000
5.2.3.10.05 Pengadaan Mesin Cetak
45.000.000
- Mesin Plotter Unit 1
45.000.000 DAU
5.2.3.12 Pengadaan


--
Avoid deception of online, and law transgression.
Herman
Kerinci
Sungai Penuh - Kerinci
0

Share

Sampaikan Komentar Anda
Komentar untuk berita ini

Rekaman Live Streaming Pidato Bung Karno 1 Juni di Bengkulu