Harga BBM
Asslm Wr. Wb.
Dear Bapak dan Ibu dewan yang saya hormati,
saya hanya ingin memberikan saran melalui surat pembaca ini, karena pastinya akan sulit seandainya saya menyampaikan pendapat ini secara langsung.
Jika memang pembatasan BBM harus dilakukan guna memperingan APBN, mungkin dapat dilakukan hal seperti ini:
1. Setau saya (mudah2an benar) di negara Arab saudi, bahan bakar minyak ada beberapa jenis, tetapi untuk jenis tertentu ada yang disubsidi dan ada yang tidak. jenis bahan bakar ini kalau di Indonesia dinamakan premium (kl nggak salah)
maksud saya disini, karena kenaikan harga BBM kemungkinannya kecil dilakukan, mungkin Bapak dan Ibu dapat menyarankan kepada pemerintah untuk membuat 2 Dispenser premium, dimana satu dispenser dengan harga subsidi (Rp. 4500) dan dispenser lainnya dengan Full Price.(dapat diberlakukan juga untuk solar)
Setidaknya masyarakat dapat memilih, apakah menggunakan bahan bakar premium subsidi atau tidak. dimana didepan dispenser premium subsidi, ditempelkan iklan agar masyarakat dapat menggunakan premium non subsidi. Untuk percontohan diawal, dapat dipilih beberapa SPBU percontohan.
Menurut saya, dari sisi psikologi masyarakat hal ini dapat membantu meringankan, karena harga Pertamax yang dirasa cukup tinggi saat ini (3 April 2012)
Menurut pengamatan saya, sebagian masyarakat menyadari bahwa mereka tidak mau mengkonsumsi BBM subidi (ini biasa terjadi kalangan menengah)contoh: banyak pengendara motor yang lebih memilih pertamax/super shell dibandingkan premium.
Diharapkan jika metode ini diimplementasi, dalam jangka pendek pemerintah dapat menghemat APBN yang cukup, dengan tanpa perlu menambah RFID, tanpa perlu menambah stiker, yang menurut saya itu malah menambah ribet.
Demikian saran ini saya sampaikan, semoga Republik Indonesia ini dapat menjadi negara yang maju, yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral, dan beragama.
Terima kasih.
Santoso Wibowo
Dear Bapak dan Ibu dewan yang saya hormati,
saya hanya ingin memberikan saran melalui surat pembaca ini, karena pastinya akan sulit seandainya saya menyampaikan pendapat ini secara langsung.
Jika memang pembatasan BBM harus dilakukan guna memperingan APBN, mungkin dapat dilakukan hal seperti ini:
1. Setau saya (mudah2an benar) di negara Arab saudi, bahan bakar minyak ada beberapa jenis, tetapi untuk jenis tertentu ada yang disubsidi dan ada yang tidak. jenis bahan bakar ini kalau di Indonesia dinamakan premium (kl nggak salah)
maksud saya disini, karena kenaikan harga BBM kemungkinannya kecil dilakukan, mungkin Bapak dan Ibu dapat menyarankan kepada pemerintah untuk membuat 2 Dispenser premium, dimana satu dispenser dengan harga subsidi (Rp. 4500) dan dispenser lainnya dengan Full Price.(dapat diberlakukan juga untuk solar)
Setidaknya masyarakat dapat memilih, apakah menggunakan bahan bakar premium subsidi atau tidak. dimana didepan dispenser premium subsidi, ditempelkan iklan agar masyarakat dapat menggunakan premium non subsidi. Untuk percontohan diawal, dapat dipilih beberapa SPBU percontohan.
Menurut saya, dari sisi psikologi masyarakat hal ini dapat membantu meringankan, karena harga Pertamax yang dirasa cukup tinggi saat ini (3 April 2012)
Menurut pengamatan saya, sebagian masyarakat menyadari bahwa mereka tidak mau mengkonsumsi BBM subidi (ini biasa terjadi kalangan menengah)contoh: banyak pengendara motor yang lebih memilih pertamax/super shell dibandingkan premium.
Diharapkan jika metode ini diimplementasi, dalam jangka pendek pemerintah dapat menghemat APBN yang cukup, dengan tanpa perlu menambah RFID, tanpa perlu menambah stiker, yang menurut saya itu malah menambah ribet.
Demikian saran ini saya sampaikan, semoga Republik Indonesia ini dapat menjadi negara yang maju, yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral, dan beragama.
Terima kasih.
Santoso Wibowo
santoso
tangerang
tangerang
-
Rabu, 22/05/2013 08:58
Nasib OS Bagaimana selanjutnya,...? -
Selasa, 21/05/2013 00:34
Peran MPR -
Senin, 20/05/2013 05:14
bbm dan outsourcing -
Minggu, 19/05/2013 14:45
RUU Keperawatan -
Kamis, 16/05/2013 21:59
Keamanan Negara -
Kamis, 16/05/2013 08:34
Pilkades tidak segera dilaksanakan -
Rabu, 15/05/2013 14:36
Prosedur Pengajuan Sosialisasi 4 Pilar Negara -
Rabu, 15/05/2013 08:35
tanggung jawab umat -
Senin, 13/05/2013 22:29
Pengkhianatan terhadap Preambul UUD 1945. -
Senin, 13/05/2013 11:08
permohonan sosialisasi 4 pilar
















