image

Anggaran infrastruktur terlalu besar di masa Pandemi, Wakil Ketua MPR : Alihkan untuk selamatkan Rakyat dari Covid 19

Sabtu, 24 Juli 2021 19:24 WIB

 

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mendorong Pemerintah untuk fokus dalam penanganan Pandemi Covid-19 dan mengalihkan anggaran pembangunan infrastruktur ke bidang kesehatan. Pasalnya, hingga kini, Pandemi Covid-19 masih terus melonjak dan berbagai persoalan dalam penanganan di bidang kesehatan masih perlu dioptimalkan.

Syarief Hasan menilai, anggaran dalam bidang kesehatan masih  perlu untuk ditambah dan ditingkatkan untuk  penanganan Pandemi Covid-19. "Kita melihat, banyak rumah sakit yang kekurangan fasilitas ICU hingga kehabisan tabung oksigen bahkan minimnya ketersediaan obat-obatan sehingga Pemerintah perlu melakukan pembenahan dengan mengoptimalkan APBN dalam penguatan bidang kesehatan.", ungkap Syarief Hasan

Syarief Hasan mengungkapkan, penguatan bidang kesehatan ini penting untuk menyelamatkan nyawa orang banyak. "Betapa sering kita mendengar dan terjadi pasien Covid-19 yang meninggal dunia karena belum sempat mendapatkan perawatan intensif hingga kekurangan oksigen dan sebagainya. Pembenahan ini perlu dilakukan segera oleh Pemerintah untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa karena lambannya penanganan pasien dan minimnya fasilitas kesehatan.", ungkap Syarief Hasan.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini pun mendorong Pemerintah untuk mengalihkan anggaran infrastruktur. "Kami memandang, pembangunan infrastruktur dapat dialihkan  sementara  untuk pembangunan dan pembenahan di bidang kesehatan menghadapi Pandemi Covid-19, sebab itulah yang paling dibutuhkan hari ini.", ungkap Syarief Hasan.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan Pandemi Covid-19 menyebutkan, angka kematian akibat Pandemi Covid bertambah 1.415 orang pada Sabtu (24/7/2021). Total kasus kematian karena Pandemi Covid-19 sejak dilaporkan pertama kali pada Maret 2020 kini telah mencapai 82.013 kasus. Angka positif harian juga bertambah mencapai 45.416 kasus pada Sabtu (24/7/2021) sehingga total kasus positif Covid-19 telah mencapai 3,12 juta kasus.

Syarief Hasan menilai, kondisi penambahan kasus positif dan kasus kematian akibat Covid-19 seharusnya menjadi alasan untuk mengalihkan anggaran infrastruktur. "Kita tidak ingin melihat korban jiwa yang berjatuhan terus menerus karena ketidakmampuan kita menangani Pandemi. Kini Indonesia menjadi epicentrum Covid 19 Asia bahkan dunia dengan angka kematian tertinggi. Untuk mengatasinya  kita perlu fokuskan perhatian dan anggaran terhadap bidang kesehatan untuk sementara waktu.", ungkap Syarief Hasan.

Politisi Senior Partai Demokrat ini juga mengungkapkan, Partai Demokrat akan terus mengawal kepentingan masyarakat. "Sejak awal kami tegaskan bahwa kepentingan yang kami perjuangkan adalah kepentingan masyarakat. Kami melihat, masyarakat hari ini butuh kesehatan dan ekonomi yang prima. Ini yang perlu diperhatikan Pemerintah, dibandingkan hanya melakukan prioritas pembangunan infrastruktur yang belum mendesak hari ini.", tutup Syarief Hasan.


Anggota Terkait :

Dr. H. SJARIFUDDIN HASAN, S.E, M.M, M.B.A.