image

HNW Dukung ODOJ Membumikan Ajaran Al Quran Rahmatan Lil Alamin

Kamis, 23 Desember 2021 16:34 WIB

Jakarta,- Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A, yang juga Anggota Komisi VIII DPRRI menerima delegasi Pimpinan Baru DPP ODOJ (One Day One Juz). Hidayat menekankan pentingnya menyukseskan program mereka untuk menjadikan nilai-nilai Al Quran sebagai frame dan inspirasi untuk hadirkan kebaikan dan kebermanfaatan bagi diri, keluarga, lingkungan, bangsa, dan negara. Terutama dengan meningkatkan orientasi selain satu hari baca satu juz al-Quran, juga untuk meningkatkan pemahaman yang baik dan benar terhadap ayat-ayat Al Quran yang dibaca secara harian itu.

“Supaya Al Quran menjadi penerang bagi diri, keluarga, masyarakat dan seluruh umat manusia, baik yang bertaqwa maupun yang non Muslim. Karenanya sangat penting agar komunitas ODOJ konsisten membacanya dengan baik dan benar. Kemudian memahaminya secara baik dan benar, sehingga dapat mengamalkan dan menjaganys dengan baik dan benar juga,” Demikian disampaikan Hidayat saat saat menerima audiensi DPP ODOJ secara virtual, Rabu (22/12/2021).

Pria yang akrab dipanggil HNW ini mencontohkan pembacaan dan pengamalan al-Quran  surat Al Ma’un yang dilakukan oleh KH. Ahmad Dahlan. Pendiri Muhammadiyah, itu menekankan pentingnya  mempelajari Al Quran jangan sampai berhenti pada tingkatan tekstual dan literal semata. Tetapi  dilanjutkan dengan pengamalan yang bermanfaat dan mencerahkan bagi seluruh umat manusia.

“Dimulai dari membaca Al Quran, maka lahirlah pemahaman dan tindakan nyata, yang benar-benar mencerminkan karakter sebagai khaira ummah (umat terbaik), umat yang menjadikan Al Quran sebagai sokoguru bagi peradaban di Indonesia maupun di seluruh dunia. Jauh dari sikap dan laku eksklusif negatif, liberalisme, atheisme, radikalisme, terorisme, apalagi permisifisme dan hedonisme,” jelas HNW.

HNW mendukung agar ODOJ menjalankan peran sebagai pembawa pesan kebaikan dan inspirasi Al Quran dengan menguatkan kerjasama dan silaturahim bersama seluruh elemen umat dan bangsa. “Terutama di tengah kerasnya fitnah terhadap para penghafal Al Quran dan para pegiatnya, yang terkadang distigmatisasi terlibat dengan radikalisme, terorisme, atau pun tidak nasionalis. Maka penting agar ditingkatkan silaturahim dan kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat, baik ormas-ormas Islam, lembaga-lembaga pendidikan dan kemanusiaan Islam, atau pun unsur-unsur eksekutif dan legislatif seperti kepala-kepala daerah maupun anggota-anggota dewan, begitu pula silaturahim yang baik dengan Kepolisian dan TNI, semua itu demi mengkonkretkan komitmen kita sebagai pecinta ajaran Al Quran yang rahmatan lil ‘alamin, memerintahkan shilaturahim, kerjasama yang baik, saling menghormati, dan  jauh dari nilai-nilai kezaliman, destruksi, dan kejahatan. Agar bisa mewujudkan amar makruf secara makruf, dan nahyi munkar tidak dengan cara yang munkar,” tegas HNW.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini juga mengingatkan pentingnya bagi komunitas ODOJ menjalankan program-program edukasi bagi para anggota ODOJ dalam mempelajari kandungan Al Quran secara baik dan benar. “Dengan komitmen para anggota ODOJ untuk membaca dan berinteraksi dengan Al Quran secara intens dan rutin setiap hari, maka menjadi suatu kebutuhan penting untuk hadirnya program yang memfasilitasi para anggota ODOJ dalam mempelajari dan memahami Al Quran secara intensif, baik dan benar. Tentu selazimnya dengan pendampingan pakar maupun Ustadz yang memiliki keilmuan yang mumpuni terkait Al Quran. Karena hanya melalui pemahaman yang baik dan benar lah, dimungkinkan hadirnya pengamalan yang baik dan benar pula,” kata HNW.

Dalam kesempatan  tersebut, selain menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru DPP ODOJ, HNW juga berpesan agar komunitas ini menjadi organisasi terdepan dalam mengawal kebaikan-kebaikan ajaran Al Quran di tengah berbagai tantangan masa kini.

“Terutama di tengah meningkatnya kasus-kasus kejahatan seksual yang diframing dan jadi fitnah terhadap lingkungan keagamaan, termasuk Pesantren dan Ma’had Tahfidh Al Quran, sehingga menyebabkan makin menyeruaknya fenomena Islamofobia dan kebencian terhadap institusi-institusi Al Quran. Di sinilah ODOJ yang sudah ada di seluruh provinsi dan bahkan sudah ada perwakilannya di 6 negara Sahabat, menjadi fasilitator dalam memastikan Anggota dan Komunitasnya sebagaimana diajarkan al-Quran ; menjadi generasi “khaira Ummah(ummat terbaik),  terlindunginya para pecinta Al Quran dari segala tindak kejahatan dan fitnah. Sekaligus mengkoreksi Islamophobia dan segala framing negatif terhadap Islam dan Al Quran, dengan konsisten menghadirkan kontribusi positif dan amal-amal kebajikan yang dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat, bangsa dan negara. Juga sebagai pengamalan ajaran Islam yang wasathiyah (moderat) dan rahmatan lil ‘alamin. Sebagaimana diajarkan oleh Al Quran Al Karim, yang setiap juznya mereka baca setiap hari,” tutup HNW.


Anggota Terkait :

DR. H. M. HIDAYAT NUR WAHID, M.A.