.menu_preview{ /* display:none;*/ }

Jazilul Fawaid: Publik Merespons Positif MPR

Kamis, 12 Mar 2020 - 11:34

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan survei Indo Barometer menunjukkan kepercayaan publik terhadap MPR RI cukup besar. Kepercayaan publik yang meningkat pada kepemimpinan MPR Periode 2019 - 2024 ini memperlihatkan masyarakat merespons positif MPR.

Pada 23 Februari lalu, lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei nasional yang dilakukan pada 9 - 15 Januari 2020. Dari hasil survei Indo Barometer itu kepuasan atau kepercayaan publik terhadap MPR meningkat ke urutan 6 dengan 72,8 persen. Angka ini lebih besar dibanding lembaga legislatif lainnya seperti DPR RI yang memperoleh kepercayaan publik sebesar 44,8 persen dan DPD RI yang mendapat 54,3 persen. Dalam survei Indo Barometer itu, TNI berada di urutan pertama sebagai lembaga yang mendapat kepercayaan publik terbesar.

Sebelumnya, survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia pada tahun 2018 menunjukkan kepercayaan publik terhadap MPR RI sebesar 70,09 persen, kepercayaan publik terhadap DPR sebesar 65 persen, dan terhadap DPD RI sebesar 68,7 persen. Dibandingkan tahun 2018, kepercayaan publik terhadap MPR RI tahun ini malah meningkat di saat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif lainnya justru menurun.

"Alhamdulillah kita bersyukur atas survei itu. Dan, memang MPR periode ini sangat berbeda dengan MPR sebelumnya. MPR periode ini (2019 - 2024) semua kekuatan parpol di parlemen masuk dalam kepemimpinan MPR. Artinya musyawarah mufakat dan kebersamaan itu direspons positif oleh publik," kata Jazilul Fawaid usai membuka Empat Pilar MPR melalui pagelaran seni budaya di Desa Gringgingsari, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu malam (11/3/2020).

Menurut Jazilul, survei Indo Barometer itu memotret kondisi faktual terhadap lembaga MPR RI. Secara faktual kebersamaan kekuatan-kekuatan politik di MPR memberikan efek positif. "Jadi hasil survei Indo Barometer itu membuat kita yakin bahwa secara faktual kebersamaan dan musyawarah mufakat di MPR memberikan efek yang sangat positif," ujar politisi PKB ini.

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari kembali memaparkan hasil survei itu dalam Diskusi Empat Pilar MPR di Media Center Komplek Parlemen Jakarta pada Selasa (11/3/2020). Selain soal kepercayaan publik terhadap MPR, juga dipaparkan soal Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) atau sekarang menjadi Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Hasil survei Indo Barometer itu menunjukkan 55,1 persen masyarakat menyatakan Indonesia memerlukan haluan negara untuk pembangunan. Sedangkan 9,8 persen menyatakan tidak perlu haluan negara.


Baca Juga

Kontak